Erupsi Gunung Rinjani

Garuda Hentikan Penerbangan ke Lombok Hingga Hari Minggu

Sampai saat ini, kata Benny, Gunung Rinjani dilaporkan masih terus mengeluarkan debu vulkanik

Kompas.com
Foto yang diambil pada 1 November 2015 ini menunjukkan gunung Baru Jari menyemburkan abu vulkani seperti dilihat dari Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Aktivitas Gunung Baru Jari (2.375 mdpl) terus meningkat dan berstatus waspada. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia kembali harus membatalkan jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Lombok untuk sementara akibat dampak erupsi Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny Butarbutar dalam rilisnya pada Sabtu (7/11/2015) mengatakan, Kantor Otoritas Bandara Internasional Lombok sudah mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM).

"Penutupan Bandara Internasional Lombok tersebut direncanakan ditutup hingga sampai hari Minggu (8/11/2015), " ujar Benny.

Sampai saat ini, kata Benny, Gunung Rinjani dilaporkan masih terus mengeluarkan debu vulkanik.

"Pergerakan arah debu vulkaniknya pun masih belum stabil antara ke arah selatan atau barat , " kata Benny.

Benny menambahkan, walaupun status Gunung Rinjani belum normal sejak Kamis malam (5/11/2015) hingga Sabtu, penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Denpasar serta Banyuwangi sudah beroperasi normal.

" Ada 31 jadwal penerbangan Garuda Indonesia yang sudah berjalan menyusul dibukanya Bandara Ngurah Rai dan Bandara Blimbingsari tersebut,” kata Benny.

Untuk diketahui, terhitung sejak Selasa (03/11) kemarin, Garuda Indonesia telah membatalkan 279 jadwal penerbangan dari dan menuju Denpasar, Banyuwangi dan Lombok. (Banu Adikara)

Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved