Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon Meriahkan Natal dengan Tarian Indang
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indonesian Battalion mampu menampilkan kesenian dan budaya Indonesia, salah satunya Tari Indang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tak hanya bertanggungjawab melaksanakan tugasnya sebagai pasukan perdamaian PBB, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalion Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-J/Unifil atau Indobatt (Indonesian Battalion), juga mampu menampilkan kesenian dan budaya Indonesia, salah satunya Tari Indang.
Penampilan tarian Indonesia yang dibawakan oleh Prajurit TNI Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) dalam rangka memeriahkan perayaan Natal 2015, yang dilaksanakan di Sektor Timur Unifil, Lebanon, Sabtu (26/12/2015).
Tari Indang asal Sumatera Barat yang dibawakan oleh 12 Prajurit TNI Satgas Indobatt ini mendapat sambutan yang meriah dari penonton. Sejumlah penonton yang hadir terlihat antusias menyaksikannya. Tari Indang yang diperkenalkan oleh Satgas Indobatt, menjadi suatu ketertarikan dan kekaguman tersendiri bagi para tamu yang datang.
Kegiatan acara yang diselenggarakan oleh Unifil ini, melibatkan seluruh Kontingen dari Negara-negara yang tergabung dalam misi perdamaian di Lebanon.
Untuk mengisi acara tersebut, masing-masing Kontingen menampilkan hiburan ataupun kesenian khas masing-masing negara.
Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Dwi Sasongko mengatakan, lewat pentas tarian ini diharapkan bangsa-bangsa lain yang tergabung dalam misi Unifil di Lebanon, bisa mengenal kebudayaan Indonesia lebih dekat. Dengan begitu, kebudayaan Indonesia yang begitu banyak, lebih dikenal luas dikalangan dunia Internasional.
Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Force Commander Unifil Mayjen Luciano Portolano, Komandan Kontingen Garuda 2015-2016 Kolonel Inf Jala Argananto, para Komandan Kontingen serta beberapa Satgas baik dari Indonesia maupun negara-negara yang tergabung dalam misi Unifil-PBB di Lebanon.