Breaking News:

Bebas Dari Ancaman Hukuman Mati, Li Lin Fei Tak Bisa Pulang Ke Tiongkok

"Setiap persidangan saya nangis, karena memang saya tidak tahu mengenai narkoba tersebut. Saya cuma mau pulang saja, saya kangen sama ibu ayah saya,"

Tribunnews.com/ Wahyu Aji
Li Lin Fei 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Nasib Li Lin Fei (27), wanita berkewarganegaraan Tiongkok terkatung di rumah Detensi Imigrasi Kalideres, Jakarta Barat.

Terpidana dugaan kasus narkotika ini, sudah merasakan enam bulan hidup di penjara.

Walaupunyang bersangkutan telah dibebaskan dari segala tuntutan oleh Ketua Majelis Hakim, Usaha Ginting di Pengadilan Negeri Jakarta Utara 1 Juli 2015 silam.

Dirinya bahkan terbebas dari hukuman mati yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU).

Li Lin divonis bebas setelah diseret dalam kasus pabrik narkoba yang saat itu digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN), pada November 2014 di rumah temannya, Chen Weibiao.

Sekilas, Li Lin Fei terlihat tidak berbeda halnya dengan masyarakat keturunan Tiongkok keturunan Indonesia.

Awalnya Li Lin yang berniat berlibur seorang diri ke Jakarta pada bulan Oktober 2014, berkeliling mengunjungi beberapa tempat seperti Kota Tua, Pasar Baru, Monumen Nasional (Monas), dan beberapa museum di kawasan Jakarta Pusat.

Hingga pada satu malam, hari liburannya justru menjadi bencana saat ia kehabisan uang, sehari sebelum pulang ke negaranya.

Karena tidak memiliki teman, kerabat ataupun sanak saudara, dirinya berinisiatif untuk bertanya pada beberapa temannya lewat media sosial.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved