Kontroversi Tax Amnesty

DPR Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Tax Amnesty

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan akan melanjutkan pembahasan RUU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty tanpa konsultasi.

DPR Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Tax Amnesty
KOMPAS.COM
Ketua DPR Ade Komaruddin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan akan melanjutkan pembahasan RUU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty tanpa konsultasi.

DPR pun akan memerintahkan Komisi XI untuk membas RUU Tax Amnesty tersebut.

"(DPR) sudah memutuskan, kita akan perintahkan Komisi XI untuk bahas tax amnesty. Dibahas dibuka raker bersama menteri yang ditugaskan presiden," kata Ketua DPR, Ade Komarudin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4/2016).

‎Ade menuturkan, DPR berharap tax amnesty bisa tuntas pada masa sidang kali ini.

Dikatakan Ade, adanya tax amnesty bertujuan untuk perbaikan ekonomi nasional yang saat ini belum menunjukkan pertumbuhan yang memuaskan.

"Intinya harus tuntas. Maunya begitu (29 April selesai). (tax amnesty) harapan untuk perekonomian nasional," tuturnya.

‎Menurut Ade, mayoritas fraksi di DPR pun sepakat agar RUU Tax Amnesty dilakukan pembahasan lanjutan.

Menurutnya, fraksi yang menolak sudah dapat menerima dilakukannya pembahasan RUU Tax Amnesty.

"Kemarin misspersepsi saja, sebenarnya kebijakan fraksinya tidak begitu," katanya.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved