Breaking News:

Menhan Klaim Pemerintah Malaysia Sudah Minta Maaf Terkait Pesawat Perangnya Masuk Wilayah Natuna

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa pemerintah Malaysia meminta maaf atas insiden masuknya pesawat perang mereka di kawasan Natuna

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa pemerintah Malaysia meminta maaf atas insiden masuknya pesawat perang mereka di kawasan Natuna setelah pertemuan dirinya dengan Menteri Pertahanan Malaysia.

"Iya saya sudah koordinasi langsung dengan Menhan Malaysia. (Sudah) minta maaf begitu," ujarnya di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Dirinya juga mengatakan akan meminta kepada Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk sering berkoordinasi dengan pihak Malaysia agar kejadian tersebut tidak lagi terulang.

"Makanya ke depan saya minta angkatan laut angkatan udara seringlah ke sana ke sini koordinasi. Kalau koordinasi seperti saya ini kan enak tinggal angkat telepon Menhan Malaysia," tambahnya.

Namun, kabar soal pencegatan pesawat Malaysia di atas Kepulauan Natuna oleh pesawat TNI AU ditampik Malaysia.

Menurut Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein, tidak ada yang pesawat TNI yang mencegat pesawatnya, Sabtu (25/6/2016).

Hussein mengatakan, Senin (27/6/2016) memang ada dua pesawat F-16 milik TNI AU yang muncul.

Namun, hanya melakukan identifikasi visual.

"Itu hanya identifikasi visual dari pesawat kami," katanya, dikutip New Straits Times.

Menurutnya, jika ada upaya pencegatan dilakukan, tentu pesawat militer Malaysia itu akan dipaksa turun.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved