Mudik Lebaran 2016

PAN Nilai Belum Perlu Bentuk Panja Mudik Lebaran

Mulfachri mengakui pemerintah masih memiliki kekurangan dalam mengantisipasi persoalan lebaran.

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/Bukbis Candra Ismet Bey
Sejumlah kendaraan terjebak macet di kawasan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (9/7/2016). Memasuki H+3 Idulfitri 2016, arus lalu lintas Jalur Lingkar Gentong Masih dipadati Kendaraan bermotor. dan diperkirakan puncak arus balik akan terjadi hingga Minggu (10/7/2016). TRIBUN JABAR/Bukbis Candra Ismet Bey 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap melihat wacana pembentukan panitia kerja (Panja) mudik lebaran belum diperlukan. Hal itu bila pemerintah dapat memberikan penjelasan secara lengkap mengenai arus mudik.

"Kalau penjelasan itu dianggap cukup memadai, ya enggak usah pake Panja lah. Banyak hal lain yang harus kita pikirkan," kata Mulfachri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Ia mengatakan peristiwa yang terjadi selama arus mudik lebaran dapat dijadikan pelajaran untuk penyelenggaraan yang akan datang. Meskipun, Mulfachri mengakui pemerintah masih memiliki kekurangan dalam mengantisipasi persoalan lebaran.

"Tapi kan juga kita harus melihat bhawa ada kesungguhan dari semua pihak untuk membuat segala sesuatu yang menjadi lebih baik, kan gitu," imbuh Wakil Ketua Umum PAN itu.

Ia pun mengharapkan persoalan selama arus mudik tak terjadi lagi di masa mendatang. Mengenai wacana panja yang diusulkan anggota Komisi V DPR, Mulfachri melihat diperlukannya forum untuk memanhas persoalan mudik. Komisi V DPR dapat memanggil kementerian terkait untuk menjelaskan permasalahan mudik.

"Nah kalo dianggap penjelasannya pemerintah melalui menteri perhubungan sudah memadai, untuk apa Panja," tuturnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved