Pilgub DKI Jakarta
Ahok 'Ogah' Daftar Jadi Calon Gubernur dari PDIP, Adian: Pendaftarannya Sudah Ditutup
"Dengan demikian masalah daftar atau tidak bukanlah masalah keinginan Ahok tapi waktu pendaftaran memang sudah lewat beberapa bulan lalu,"
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menegaskan PDI Perjuangan sudah menutup pendaftaran calon gubernur DKI Jakarta.
Menurutnya, saat ini sudah ada enam calon gubernur dari PDI Perjuangan dari 27 orang yang mendaftar.
"Dengan demikian masalah daftar atau tidak bukanlah masalah keinginan Ahok tapi waktu pendaftaran memang sudah lewat beberapa bulan lalu," kata Adian kepada Tribunnews.com, Jumat (29/7/2016).
Anggota Komisi VII DPR itu menuturkan, jika Ahok ingin PDI Perjuangan ikut mengusung dirinya maka yang tersisa tinggal satu pintu lagi yaitu menggunakan pintu hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Hak prerogatif ini juga salah satu mekanisme di PDI Perjuangan dalam memilih calon Gubernur terlebih lagi gubernur Ibu Kota seperti Jakarta.
"Karena yang tersisa tinggal satu pintu itu maka Ahok harus benar benar mampu meyakinkan Ketua Umum dengan cara yang benar dan elegan. Jika Ahok gagal meyakinkan ketua Umum maka pintu yang menjadi peluang terakhir ini juga bisa tertutup," tuturnya.
Aktivis 98 itu menegaskkan, ketua umum tidak hanya sayang kepada Ahok, tapi juga sayang pada semua rakyat Indonesia bahkan ketua umum juga menyayangi mereka yang pernah membenci PDI Perjuangan di masa masa lalu.
"Namun jika dibandingkan apakah ketua umum lebih sayang Ahok atau Partai maka jawabanya pasti ketua Umum akan lebih menyayangi PDI Perjuangan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pospera-bantah-dalangi-pengakuan-mantan-teman-ahok_20160625_144242.jpg)