Breaking News:

Poempida Kritik BPJS Ketenagakerjaan Terima Penghargaan dari AON Hewitt

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Poempida Hidayatullah mengkritik pemberian "The Best Employer" dari AON Hewitt kepada BPJS ketenagakerjaan.

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Poempida Hidayatullah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Poempida Hidayatullah mengkritik pemberian "The Best Employer" dari AON Hewitt kepada BPJS ketenagakerjaan.

Poempida mempertanyakan apa yang menjadi kriteria penilaian dari AON Hewitt sehingga BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan penghargaan seperti itu.

"Seyogianya BPJS Ketenagakerjaan tidak serta merta menerima begitu saja sebuah penghargaan seperti itu," kata Poempida dalam ketrerangannya, Sabtu (10/9/2016).

Kata dia, sebaiknya lembaga BPJS ketenagakerjaan berkaca terlebih dahulu apakah sudah benar menyelesaikan pekerjaan rumah yang terbengkalai dari masalah Sumber Daya Manusia secara internal.

Lanjut dia, tanpa masuk ke wilayah yang lebih teknis, paling tidak ada dua masalah yang belum terselesaikan.

Pertama, berkaitan dengan basis pelaksanaan UU dan Rekomendasi DPR RI terkait masalah Tenaga Kerja Alih Daya (Outsourcing).

Kedua, bersinggungan dengan proses rekrutmen karyawan yang tidak sesuai kriteria dan sedang dibicarakan di ranah publik via jaringan sosmed.

"Saya pribadi sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, mengingatkan Direksi agar tidak dengan mudah puas dengan diberikannya penghargaan tersebut. Jangan menciptakan budaya Complacent di lembaga ini," katanya.

Ia pun mengingatkan pihak AON Hewitt agar lebih berhati-hati memberikan penghargaan tanpa menjelaskan kriterianya.

Menurutnya, lebih baik, budayakan otokritik agar ke depan tercipta suatu lembaga yang terus memacu diri dalam melakukan perbaikan.

"Sustainabilitas BPJS Ketenagakerjaan tidak tergantung dari berapa banyak Awards yang diterimanya, namun kepercayaan peserta kepada bagaimana berjalannya proses pengelolaan Dana Jaminan Sosial sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk para peserta," katanya.

Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved