Breaking News:

Rakorbid Kemaritiman PDIP Bahas Pembangunan Pemukiman dan Pendapatan Nelayan

DPP PDI Perjuangan berkomitmen untuk mengawal Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui program Pembangunan Pemukiman Nelayan.

Penulis: Hasanudin Aco
Ist/Tribunnews.com
Rapat Koordinator bidang Kemaritiman DPP PDIP di Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Dihadiri Ketua DPP PDIP bidang Kemaritiman, Rokhmin Dahuri, Seskab Pramono Anung, mantan Menteri Lingkungan Hidup Sonny Keraf, dan sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan serta Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukamdani. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -  DPP PDI Perjuangan berkomitmen untuk mengawal Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui program Pembangunan Pemukiman Nelayan Berdasar Gotong Royong.

Sebab sudah lebih dari 60 tahun Indonesia merdeka, tapi mayoritas pemukiman nelayan masih tak layak.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP PDIP bidang Kemaritiman, Rokhmin Dahuri, dalam Rakorbid II partainya, di DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (22/10/2016).

Rokhmin, yang juga seorang anak nelayan ini, bercerita bagaimana masa lalunya sebagai ‎anak petani nelayan di Cirebon, Jawa Barat. Kata dia, karena rumah nelayan tak memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) sehingga dirinya kerap melakukan aktivitas terkait di laut.

Baca: Di Rakorbid Kemaritiman, PDIP Pamer Lampu Lentera Berbahan Bakar Air Garam

Mirisnya, kini setelah dewasa, saat dirinya berkunjung ke Bagan Siapi-api yang juga sentra kelautan ternyata masih ditemukan fenomena yang dia hadapi saat dirinya masih kecil dulu itu.  "Saya sedih. Itu masih terjadi. Maka kita harap Pemerintah tak hanya membangun pemukiman di perkotaan. Tapi juga di Pesisir dan Kampung Nelayan," kata Rokhmin.

Kata Rokhmin, bagaimanapun baiknya pendapatan nelayan ketika melaut, ujungnya akan tergerus ketika pemukimannya masih buruk. Misalnya, pemukiman buruk akan menyebabkan sanitasi buruk. Akhirnya, biaya hidup nelayan dan keluarga tetap meningkat karena ada penyakit yang harus diobati.

Dia menekankan PDIP akan mengawal agar pembangunan pemukiman nelayan itu bisa terlaksana sesegera mungkin. "Kami akan mengawalnya," tegas dia.

Di acara itu, hadir Menseskab Pramono Anung, mantan Menteri Lingkungan Hidup Sonny Keraf, dan sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan. Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukamdani juga hadir.

‎Selain soal pemukiman, Rokhmin mengatakan pihaknya juga akan bekerja bersama Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan, dengan minimal berpendapatan Rp 4 juta per bulan. Saat ini, rata-rata pendapatan keluarga nelayan adalah Rp 2,5 juta perbulan. Padahal, berdasarkan data Bank Dunia, seseorang bisa disebut tak miskin bila masing-masing berpendapatan USD60 perbulan, atau rata-rata USD 2 perhari (setara Rp27 ribuan).

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved