Tiga Pokok Bahasan Presiden Jokowi dan Surya Paloh saat Sarapan di Istana Merdeka

Presiden Joko Widodo mengungkapkan tiga hal pokok pembicaraan saat sarapan pagi bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Tiga Pokok Bahasan Presiden Jokowi dan Surya Paloh saat Sarapan di Istana Merdeka
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh sarapan di beranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016). TRIBUNNEWS.COM/IMANUEL NICOLAS MANAFE 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengungkapkan tiga hal pokok pembicaraan saat sarapan pagi bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Pertama, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya penguatan kembali semangat kemajemukan dan pluralisme yang telah tertanam di dalam bangsa Indonesia.

"Saling menghargai, saling menghormati, saling mengasihi, saling menyayangi antaranak bangsa sangat diperlukan sekarang atau yang akan datang," ujar Presiden Jokowi di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Kedua, Presiden Jokowi mengemukakan mengenai pemantapan kembali ideologi Pancasila oleh seluruh komponen bangsa.

"Ini bukan pemerintah saja, tapi pemuka masyarakat pemuka agama dan di dalamya termasuk produk yang dikeluarkan DPR maupun kebijakan Pemerintah harus bermuara dalam ideologi Pancasila," ucap Presiden Jokowi.

Ketiga, Presiden Jokowi menyampaikan kepada Surya Paloh terkait tekad Pemerintah untuk mencegah eksistensi paham radikalisme di Indonesia.

"Ketiga, ini yang sangat penting, Pemerintah bertekad dengan semua kekuatan untuk mencegah tumbuh kembangnya paham radikalisme di Indonesia," kata Presiden Jokowi.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved