Breaking News:

Jokowi Minta Aset TNI Diinventarisasi dan Dioptimalkan untuk Kepentingan Negara

Presiden Joko Widodo meminta agar aset TNI untuk segera diinventarisasi dan dioptimalkan untuk kepentingan Negara.

Dokumentasi Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat menggelar rapat terbatas terkait aset TNI, Presiden Joko Widodo meminta agar aset TNI untuk segera diinventarisasi dan dioptimalkan untuk kepentingan Negara.

"Saya menekankan agar optimalisasi pemanfaatan aset TNI ini harus betul-betul berada di dalam koridor perundang-undangan yang berlaku," ujar Presiden saat menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Menurutnya prosesnya harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, mempertimbangkan manfaat untuk kepentingan TNI maupun kepentingan bangsa, rakyat dan negara.

Presiden Jokowi mengungkapkan, Kementerian Pertahanan menguasai 21 persen aset negara yang di dalamnya termasuk aset TNI.

"Aset TNI yang dimaksud di sini adalah aset TNI yang tidak secara langsung digunakan TNI sebagai markas besar maupun sebagai penunjang operasi dan fungsi TNI," ujar Presiden Jokowi.

Untuk mengoptimalisasi aset TNI tersebut, Presiden Jokowi meminta kepada kementerian terkait agar diinventarisir terlebih dahulu.

Hal tersebut guna memetakan mana aset yang digunakan tidak sesuai tugas pokok dan fungsi TNI.

Seperti aset yang digunakan pihak ketiga baik karena disewa atau tanpa sewa dan juga aset TNI yang tidak dimanfaatkan atau idle.

Selain itu aset TNI yang sedang dalam sengketa atau di atas tanah aset TNI, didirikan bangunan pihak lain dan bangunan yang merupakan aset TNI yang didirikan di atas lahan pihak lain.

"Inventarisasi aset TNI juga akan memudahkan perencanaan pemanfaatan secara lebih jelas dan lebih tepat," katanya.

Presiden Jokowi juga meminta kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Koordinasi dilakukan dalam rangka melakukan inventarisasi dan optimalisasi pemanfaatan aset tersebut.

"Libatkan kementerian terkait, misalnya menteri Agraria dan Tata Ruang dan saya juga minta langkah-langkah perbaikan dan manajemen aset TNI sehingga lebih transparan dan akuntabel," kata Jokowi.

Ia berharap dengan langkah-langkah perbaikan manajemen aset tersebut, pemanfaatan aset TNI bisa sesuai dengam tujuan.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved