Breaking News:

Revisi UU ITE

Komnas HAM Ingatkan Penegak Hukum Tak Tebang Pilih Saat Terapkan UU ITE

Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani menanggapi diberlakukannya Revisi Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Tribunnews/Herudin
Natalius Pigai (kiri) dan Siane Indriani (kanan). 

Diberitakan sebelumnya, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Henry Subiakto mengatakan revisi Undang-Undang ITE memuat sejumlah perubahan pada pasal.

Di antaranya Pasal 27 ayat 3.

Dalam revisi nanti, orang yang melanggar pasal tersebut tidak lagi bisa ditahan.

"Orang tidak lagi bisa ditahan kalau ditetapkan sebagai tersangka pelaku pencemaran nama baik," ucap Henry dalam sebuah acara diskusi di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (26/11/2016).

Dikatakan Henry, selama ini, banyak aparat penegak hukum yang belum apa-apa sudah menahan tersangka sebelum diproses di pengadilan.

Khususnya yang disangkakan dengan Pasal 27 ayat 3, seperti kasus Prita Mulyasari dan Florence di Yogyakarta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved