Makam Pahlawan Kalibata Akan Diperluas
Kementerian Sosial diminta memanfaatkan areal lahan seluas 2.000 meter persegi yang masuk dalam TMPNU
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Sosial berecana akan memperluas areal pemakaman Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata. Rencana tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi realisasi APBN 2016 bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (26/11/2017).
Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial RI, Hartono Laras mengatakan hingga hari ini jumlah makam di TMPNU sebanyak 9.811 dari kapasitas 1.411 makam. Dengan demikian jumlah lahan yang tersedia untuk makam tinggal tersisa 600 unit.
"Kalau tidak ada perluasan lahan maka perkiraannya TMPNU akan penuh dalah waktu dua tahun lagi," ungkap Hartono, Jumat (27/1/2017).
Hartono mengungkapkan, oleh DPR RI Kementerian Sosial diminta memanfaatkan areal lahan seluas 2.000 meter persegi yang masuk dalam TMPNU, namun akibat masih berstatus sengketa maka langkah tersebut urung dilakukan. Jika lahan tersebut bisa dimanfaatkan, maka kapasitas makam akan bertambah hingga 1.400 unit.
Oleh karena itu, lanjutnya, Kementerian Sosial akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi dan fokus untuk segera mencari solusi agar perluasan segera dapat dilakukan. Negosiasi akan dilakukan baik dengan pemegang sertifikat tanah yg telah memenangkan proses hukum sampai tingkat kasasi maupun pihak yang secara fisik menguasai dan menempati tanah tersebut. Diharapkan, dapat tercapai kesepakatan dalam waktu dekat.
Menurut Hartono, kondisi TMPNU Kalibata mendesak untuk dilakukan perluasan dan renovasi, utamanya pada plaza upacara, akses jalan, dan sarana prasarana lainnya. Mengingat, Kalibata adalah satu-satunya taman makan pahlawan nasional utama yang berkedudukan di Ibu Kota negara sesuai UU No 20 tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.
"Perluasan ini sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam membela, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Indonesia," ujarnya.
Diterangkan Hartono, semula TMPNU Kalibata hanya menempati lahan seluas lima hektar, namun oleh Pemerintah kembali diperluas menjadi 25 hektar. Setelah diperluas, TMPN Kalibata tidak hanya dipergunakan sebagai areal pemakaman saja, tapi juga mencakup sarana dan prasarana lainnya. Sarana dan prasarana yang terdapat di TMPN Kalibata diantaranya, kantor pengurus, monumen, perpustakaan, sejumlah taman, danau buatan, halaman parkir, pos pengamanan, perpustakaan, kompleks perumahan pegawai, dan mushalla.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher mengatakan Komisi VIII DPR RI akan mengupayakan penambahan anggaran dalam APBN Perubahan 2017 guna pengembangan TMPNU Kalibata baik alokasi anggarannya maupun target sasaran serta manfaatnya.
"Nanti akan kami lakukan pendalaman terlebih dahulu. Insyallah semua pihak pasti akan mendukung upaya ini," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wapres-jk-pimpin-peringatan-hari-pahlawan-di-tmp-kalibata_20151111_001245.jpg)