Indonesia dan Australia Berharap Kebijakan Donald Trump Bisa Jaga Stabilitas Internasional

"Indonesia mengharapkan Amerika Serikat sebagi negara terbuka dan toleran dalam kehidupan bersama,"

Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga
Jaksa Agung Australia George Brandis dan Wiranto di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (2/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia menegaskan tidak mencampuri urusan internal negara lain termasuk Amerika Serikat.

Hal tersebut menyikapi kebijakan baru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melarang masuk imigran dari negara-negara yang telah ditentukan.

Indonesia hanya berharap Amerika Serikat tetap menjadi negara terbuka.

"Indonesia mengharapkan Amerika Serikat sebagi negara terbuka dan toleran dalam kehidupan bersama," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Wiranto hari ini memimpin delegasi Indonesia bertemu dengan delegasi Australia guna membahas hukum dan keamanan.

Dalam pertemuan tersebut, Wiranto mengakui kedua pihak tidak membicarakan secara rinci mengenai kebijakan Amerika Serikat yang baru.

Namun demikian, kedua negara berharap stabilitas kawasan tetap terjaga terlepas dari kebijakan-kebijakan baru negeri Paman Sam itu.

"Hal spesifik kami tidak bahas seara detail, kami berharap kebijakan apapun yang baru dari Donald Trump bisa jaga stabilitas internasional dan bisa berikan jaminan bahwa hubungan antarnegara tidak berubah drastis," kata Wiranto.

Berita Populer
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved