Ketua Panitia Akui yang Geruduk Rumah SBY Peserta Jambore Mahasiswa di Cibubur

Usai dari kediaman SBY, para mahasiswa juga berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Ketua Panitia Akui yang Geruduk Rumah SBY Peserta Jambore Mahasiswa di Cibubur
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Senin (6/2/2017) petang, sekitar 50 polisi dari Polres Jakarta Selatan dan Polsek Setiabudi masih berjaga-jaga di sekitar kediaman mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Setiabudi, Jakarta Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Septian mengakui ratusan mahasiswa yang menggeruduk dan menggelar aksi di depan rumah mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mega Kuningan, adalah peserta Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia di Cibubur, Jakarta Timur.

Septian juga mengaku ikut dalam aksi tersebut.

"Iya benar. Tapi, jumlahnya bukan 300 mahasiswa, sekitar 700 dan hampir 1.000 mahasiswa, karena masih ada mahasiswa di bus-bus di belakangnya yang belum sempat turun," kata Septian, Ketua Panitia Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia, ini saat dihubungi, Senin (6/2/2017) petang.

Baca: Tidak Jaga Rumah SBY, Demokrat Nilai Polri Tidak Netral

Baca: Politisi Demokrat Duga Ratusan Mahasiswa Penggeruduk Rumah SBY Diarahkan Orang Tertentu

Baca: SBY: Saya Hanya Meminta Keadilan, Soal Keselamatan Jiwa, Saya Serahkan kepada Allah SWT

Menurut Septian, kediaman SBY menjadi salah satu lokasi tujuan aksi peserta jambore sebagaimana hasil rekomendasi peserta Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia yang dilaksanakan tiga hari terakhir di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Usai dari kediaman SBY, para mahasiswa juga berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

"Di depan DPR lebih lama sekitar satu jam lebih karena kami hanya menyampaikam aspirasi dengan damai dan tertib," ujar Septian.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved