Breaking News:

Jokowi Minta Sektor Pariwisata di Sumatera Utara Ditingkatkan

Presiden menilai pengembangan kawasan pariwisata tidak hanya soal transportasi yang memadai

Agus Suparto/Presidential Palaces
Presiden Joko Widodo usai mengadakan rapat pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba bersama Plt. Gubernur Sumatra Utara dan tujuh orang Bupati, Selasa (1/3/2016). Jokowi menyempatkan diri rehat sejenak di tepian Danau Toba. (Agus Suparto/Presidential Palaces) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat menggelar rapat kabinet terbatas terkait Proyek Strategis Nasional di Kantor Presiden, Jakarta, Presiden Joko Widodo meminta kepada jajaran menteri dan kepala daerah terkait agar meningkatkan potensi wisata di Sumatera Utara.

Presiden menilai pengembangan kawasan pariwisata tidak hanya soal transportasi yang memadai, tetapi infrastruktur pendukung lainnya seperti penginapan, kawasan kuliner serta Sumber Daya Manusia.

"Pengembangan sektor pariwisata ini perlu didukung bukan hanya oleh kesiapan akses transportasi seperti bandara dan jalan tapi perlu juga dilakukan penataan kawasan, pembangunan infraktruktur penunjang seperti hotel, restoran dan memperbanyak atraksi wisaya serta peningkatan kemampuan SDM dan tidak kalah pentingnya penyiapan-penyiapan untuk budaya," ucap Presiden Jokowi, Kamis (16/2/2017).

Salah satu kawasan wisata yang terkenal di Sumatera Utara yakni Danau Toba yang telah menjadi fokus pemerintah untuk dikembangkan.

Presiden Jokowi mengharapkan agar pengembangan pariwisata di Danau Toba perlu juga memperhatikan dampak ekonominya bagi Usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM).

"Hanya dengan cara itu pengembangan sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengurangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, memperkecil ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan," katanya.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved