Breaking News:

Harga Cabai

Mentan: Kalau Hanya Ditanya Cabai, Kapan Kita Maju Saudaraku?

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman juga mengamini masalah kenaikan hargai cabai bukanlah persoalan satu hari, melainkan sudah puluhan tahun.

Tribun Manado

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masalah naiknya harga cabai selalu menjadi perbincangan hangat dari semua kalangan.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman juga mengamini masalah kenaikan hargai cabai bukanlah persoalan satu hari, melainkan sudah puluhan tahun.

"‎Ini persoalan bukan satu hari, sudah puluhan tahun. Kami selesaikan satu per satu dari 14 komoditas strategis," ujarnya, di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2017).

Amran menjelaskan dari 14 komoditas strategis, ada 13 bahan pangan pokok yang produksinya naik seperti ‎padi yang tidak lagi ekspor pada 2016.

Termasuk jagung juga produksinya melimpah sepanjang sejarah sehingga tidak perlu ekspor‎, bawang juga tidak perlu impor malah pemerintah melakukan ekspor bawang.

"Dari 14 komoditas strategis, 13 diantaranya naik. Ada satu yang turun yaitu cabai. Ini perlu diluruskan karena setiap hari ditanyakan.‎ Cabai itu bukan penyumbang inflasi yang signifikan. Dia bukan komoditas strategis," beber Amran.

Ambar menjelaskan ada lima jenis cabai yang dominan yakni rawit, merah, ijo, cabai besar, keriting. Dimana dari seluruh cabai yang mendominasi dan berpengaruh pada inflasi yakni cabai keriting dan harganya normal. Namun selama ini yang selalu dibahas dalam satu bulan ini adalah cabai rawit.

"‎Sekali-sekali bertanya dong, Pak Menteri kapan dong ekspornya? Itu kan indah. Pak Menteri kok kita bisa ubah tiba-tiba jagung turun impornya jadi 3 juta ton ? Itu kan menarik untuk negeri ini. Kalau hanya ditanya cabai. Kapan kita maju saudaraku," imbuhnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved