Mobil Dinas Kepresidenan

Mobil Jokowi Mogok, Fahri: Itu Mogoknya di Tempat Aman, Kalau Mogoknya di Tempat Nggak Aman?

Hal itu menanggapi peristiwa mogoknya mobil yang ditumpangi Presiden Joko Widodo saat melakukan perjalanan dinas di Kalimantan Barat.

Mobil Jokowi Mogok, Fahri: Itu Mogoknya di Tempat Aman, Kalau Mogoknya di Tempat Nggak Aman?
youtube
Fahri Hamzah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai mobil kepresiden perlu dievaluasi.

Hal itu menanggapi peristiwa mogoknya mobil yang ditumpangi Presiden Joko Widodo saat melakukan perjalanan dinas di Kalimantan Barat.

"Presiden itu dalam UU keprotokoleran, itu harus ada sistem yang baik. Di antara cara kita atur keamanan presiden, kendaraan itu harus aman. Kalau mogok berarti kendaraan itu enggak aman. Maka harus dievaluasi," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Fahri mengingatkan pemerintah tidak boleh membiarkan presiden menaiki mobil yang lama.

Sebab, terkait dengan keamanan kepala negara.

Baca: Cerita Mobil Butut Presiden Jokowi

Menurut Fahri, protokoler seharusnya dapat mengantisipasi mesin mobil kepresidenan.

"Itu kan ilmiah soal mogok itu ilmiah, karena itu ilmu mesin. Mesin kapan ausnya, onderdil kapan gantinya. Itu ada ilmunya. Jadi ini soal amannya bukan mgoknya. Harus ada evaluasi. Iya kalau mogoknya di tempat aman, kalau mogoknya ditempat enggak aman? Itu keamanan presiden loh," ujar Fahri.

Oleh karenanya, Fahri meminta semua alat transportasi yang digunakan presiden seperti helikopter, pesawat dan mobil semua harus dievaluasi.

Mengenai informasi mobil kepresidenan yang dipinjam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Fahri menilai hal tersebut tidak perlu diperbesar.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved