Fahri Hamzah Bantah Terlibat Kasus Suap Pejabat Pajak

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membantah dirinya terlibat dalam kasus suap pajak.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membantah dirinya terlibat dalam kasus suap pejabat pajak.

Fahri bahkan dengan tegas menantang balik KPK, terlebih karena dalam kasus ini nama adik ipar Presiden Joko Widodo juga turut terseret.

Penyebutan nama Fahri Hamzah dan Fadli Zon dalam persidangan, menurut KPK tak terlepas dari temuan alat bukti berupa rekaman percakapan milik Handang Soekarno, mantan pejabat Dirjen Pajak.

Meski demikian, Fahri Hamzah memiliki persepsi yang berbeda. Penyebutan namanya serta Fadli Zon, menurutnya tak terlepas dari komentar keras yang kerap mereka arahkan terhadap lembaga rasuah ini.

Hubungan antara Fahri Hamzah dan KPK memang kerap kali memanas. Fahri bahkan sempat berkomentar keras dan mendesak agar Agus Rahardjo, ketua KPK, mundur dari jabatannya, terkait penanganan kasus korupsi KTP Elektronik.

Tak sampai di sana, mantan politisi PKS ini juga menjadi salah satu pimpinan DPR yang paling lantang menyuarakan gagasan hak angket terkait kasus korupsi KTP Elektronik.

Jauh sebelum kasus KTP Elektronik merebak, tepatnya Januari 2016, Fahri juga sempat bertikai dengan penyidik KPK yang hendak menggeledah gedung Senayan.

Lantas benarkah tudingan Fahri yang menyebut ada sentimen KPK terhadap dirinya? Fakta pada sidang kasus suap berikutnya bisa menjadi petunjuk untuk menentukan perlu tidaknya Fahri Hamzah maupun Fadli Zon hadir sebagai saksi.

Editor: Samuel Febrianto
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved