DPR Nilai Dana Hibah Korea Selatan Merendahkan Harga Diri Bangsa

Kewaspadaan itu sangat penting. Sebab, jika langsung diterima, Sofyan menilai taruhannya sangatlah besar yakni data bioskop yang dimiliki Indonesia.

DPR Nilai Dana Hibah Korea Selatan Merendahkan Harga Diri Bangsa
DPR RI
Sofyan Tan saat rapat kerja antara Komisi X dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korea Selatan melalui Integrated Box Office System (IBOS) akan memberikan dana hibah sebesar 5,5 juta dollar AS kepada Indonesia.

Anggaran tersebut untuk akan digunakan untuk bangun bioskop milik Korea.

Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan menolak rencana hibah tersebut. Pasalnya dana tersebut bisa merugikan negara.

"Dana hibah berpotensi merendahkan harga diri bangsa Indonesia," ujar Sofyan, Minggu (26/3/2017).

Sofyan mengingatkan Bekraf harus mewaspadai motivasi Korea Selatan memberikan hibah tersebut. Sebab Korsel saat ini sedang gencar-gencarnya memasarkan industri perfilman mereka ke luar negeri.

“Tidak ada makan siang gratis. Dan 250 juta penduduk Indonesia, bagi Korea Selatan adalah pasar yang sangat menggiurkan,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Menurut mantan Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Sumatera Utara, tersebut, kewaspadaan itu sangat penting. Sebab, jika langsung diterima, Sofyan menilai taruhannya sangatlah besar yakni data bioskop yang dimiliki Indonesia.

“Yang aneh, dengan bantuan hanya sebesar itu, kemudian merasa bangga. Ini kan dipertanyakan. Sebab, uang sebanyak itu, bukan tak ada pihak yang mampu menyediakan di Indonesia,” kata Sofyan.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved