Breaking News:

Soal Wacana Pemindahan Ibukota, Tjahjo Sebut Pemerintahan Jokowi Fokus Pemerataan Pembangunan

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menanggapi wacana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya.

TRIBUNNEWS.COM/Landy Ramadhan
Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menanggapi wacana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya.

Tjahjo menegaskan saat ini Pemerintahan Jokowi-JK belum fokus untuk pemindahan Ibukota, melainkan fokus terhadap pemerataan pembangunan.

“Fokusnya sekarang percepatan dan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat."

"Sehingga, tidak ada opsi memikirkan dalam pemerintahan Pak Jokowi itu untuk memikirkan pindah ibukota,” ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Tjahjo mengatakan wacana pemindahan ibukota tersebut sudah berhembus lama,

Namun, hingga kini belum ada keinginan dari Presiden untuk membahasnya.

Baca: Wiranto: Aksi 313 Boleh Saja, Hanya Harus Ada Aturan

“Itu kan wacana ya, wacana yang saya kira sudah cukup lama. Saya kira pemerintahan Pak Jokowi belum pernah membahas dalam rapat kabinet,” tutur Tjahjo.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengaku telah menyiapkan lahan seluas 500.000 hektare (ha) untuk memfasilitasi wacana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Palangkaraya.

Lahan 500.000 ha itu, menurut dia, tersebar di tiga wilayah meliputi Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas.
Wacana pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangkaraya pun sempat disampaikan Presiden RI pertama Soekarno sekitar tahun 1950-an.

Berita Populer
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved