Hak Angket KPK

KPK: Hak Angket DPR Hambat Penegakan Hukum

Febri Diansyah mengatakan hak angket yang digulirkan Komisi III DPR berpotensi menghambat proses penegakan hukum yang dilakukan KPK

Editor: Sanusi
youtube
Febri Diansyah Juru bicara KPK 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan hak angket yang digulirkan Komisi III DPR berpotensi menghambat proses penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya perkara e-KTP.

Terlebih hak angket bertujuan mendesak KPK membuka BAP dan rekaman pemeriksaan politisi Hanura, Miryam S Haryani.

Padahal BAP itu dibutuhkan KPK untuk proses penyidikan dan persidangan yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

"Jika bukti-bukti yang ada, yang muncul dalam rangkaian proses persidangan dibuka di luar proses hukum, maka ada risiko buat bias proses hukum dan bukan tidak mungkin dapat menghambat penanganan kasus baik untuk MSH (Miryam S Haryani) atau e-KTP sendiri," ungkap Febri, Jumat (21/4/2017).

Febri mengatakan pihaknya menghormati kewenangan pengawasan yang dimiliki oleh DPR, dalam hal ini komisi III. Namun kewenangan tersebut diharapkan tidak masuk terlalu jauh apalagi sampai mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.

Dimana seharusnya hak angket digunakan DPR untuk menyelidiki kebijakan yang dijalankan pemerintah, bukan penegak hukum seperti yang dilakoni KPK.

"Dari awal kami tangani e-KTP, kami sudah sampaikan tolong berbagai pihak tidak mencoba pengaruhi atau lakukan tindakan yang berisiko hambat penanganan kasus," tegas Febri.

Febri berharap secara institusi, DPR dan partai politik mengurungkan hak angket. Jika hak angket tersebut direalisasikan, Febri mengaku pihaknya akan tetap menolak membuka BAP dan rekaman pemeriksaan Miryam.

"Bagi pihak-pihak yang merasa keberatan terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan KPK seharusnya menempuh proses hukum. Tidak tepat kalau gunakan jalur lain seperti politik," tutur Febri.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved