DPD Ricuh

Rangkap Jabatan Jadi Pimpinan MPR dan Ketua DPD, Berapa Gaji OSO Tiap Bulannya?

Pemborosan yang ia maksud adalah OSO sudah mendapat gaji, tunjangan dan fasilitas sebagai Wakil Ketua MPR, mulai dari uang hingga rumah dinas.

Rangkap Jabatan Jadi Pimpinan MPR dan Ketua DPD, Berapa Gaji OSO Tiap Bulannya?
youtube
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Hanura 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Oesman Sapta Oedang atau yang dipanggil OSO, hingga hari ini masih merupakan Ketua DPD RI  yang dilantik oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung (MMA), Suwardi.

OSO juga merupakan Wakil Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura.

Peneliti Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, Beni Kurnia Illahi, menilai jabatan ganda OSO di Senanyan sebagai Ketua DPD RI dan Wakil Ketua MPR, merupakan sebuah potensi korupsi, karena negara harus mengeluarkan anggaran yang berbeda untuk orang yang sama.

"OSO kan mendapatkan dua (jabatan), yang memungkinkan itu menjadi pemborosan," ujar Beni dalam konfrensi pers di kantor Indonesia Coruption Watch (ICW), Jakarta Selatan, Minggu (21/5/2017).

Baca: ICW Kritik Langkah OSO Tahan Dana Reses Karena Tidak Didukung Anggotanya

Pemborosan yang ia maksud adalah OSO sudah mendapat gaji, tunjangan dan fasilitas sebagai Wakil Ketua MPR, mulai dari uang hingga rumah dinas.

Setelah terpilih menjadi Ketua DPD, ia juga mendapat hal yang tidak jauh berbeda.

Yang diterima seorang anggota DPD setiap bulannya adalah mencapai Rp 67 juta dan setahunnya anggota DPD bisa menerima 785 juta atau lebih dari Rp 1,4 miliar untuk dua tahun masa jabatan.

Baca: Hemas Tuding Ada Permainan OSO Menahan Dana Reses DPD

Hal itu bisa jadi merupakan pemborosan.

Halaman
12
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved