Kasus Hambalang

Choel Buka Rahasia Kalau Tahanan Tidak Kuat Mengepel, Wajib Bawa Makanan Banyak

Lantaran satu keluarga, maka semuanya saling membantu begitu ada teman yang 'drop'.

Choel Buka Rahasia Kalau Tahanan Tidak Kuat Mengepel, Wajib Bawa Makanan Banyak
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi pembangunan, pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng menjalani sidang dakwaan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/4/2017). Choel Mallarangeng didakwa memperkaya diri sebesar Rp 4 miliar dan 550 ribu Dolar AS. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapa pun tahanannya, semua mendapat tugas yang sama di dalam Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi cabang Pomdam Jaya Guntur.

Semua penghuni di 15 kamar yang tersedia bergiliran untuk mengepel dan mencuci piring atau kegiatan bersih-bersih lainnya.

"Ada dong. Kalau enggak siapa yang ngepel? siapa yang bersihin siapa yang cuci piring? Emangnya ada pembantu dari rumah," kata terdakwa kasus korupsi Andi Zulkarnain Anwar alias Andi Zulkarnain Mallarangeng alis Choel, saat ditemui di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, beberapa hari yang lalu.

Choel menuturkan hubungan antartahanan berlangsung dengan baik dan terjalin keakraban satu sama lainnya.

Berstatus sebagai tahanan korupsi, menjadikan satu sama selain seperti saudara sendiri.

"Di tahanan itu orang merasa satu perahu yang sama. Sama-sama alami musibah. Otomatis tolong menolong itu lahir dengan sendirinya," ujar Choel.

Lantaran satu keluarga, maka semuanya saling membantu begitu ada teman yang 'drop'.

Kata Choel, tidak semua para tahanan memiliki ketahanan yang sama menghadapi kasusnya.

"Saling isilah. Namanya musibah. Ada yang nggak kuat giliran ngepel. Ya udah lu nggak usah ngepel dulu beberapa hari. Tapi makan besok lu bawa yang banyak ya. Nah gitu-gitu. Hehe," ujar Choel.

Menurut Choel ada tipe tahanan KPK.

Halaman
12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved