Breaking News:

Mudik Lebaran 2017

Menteri Perhubungan: Mudik Gunakan Motor Suatu Hal Paling Kritis

"Kita memang mengimbau untuk tidak menggunakan motor, gunakan yang lain,"

Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemudik diimbau tidak menggunakan sepeda motor untuk pulang ke kampung halaman saat mudik lebaran.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pengendara motor paling rawan kecelakaan.

"Motor menjadi suatu hal yang paling kritis karena banyak kecelakaan," kata Budi Karya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Minggu (11/6/2017).

Baca: Ganjar Pranowo Ibaratkan Tol Cipali Jalan Shirathal Mustaqim: Bisa Empat Jam, Keluarnya Dua Hari

Harian Kompas, Sabtu (10/6/2017) melaporkan berdasarkan data Korps Lalu Lintas Polri, jumlah kecelakaan pada arus mudik Lebaran 2016 tercatat 2.719 kasus dengan 504 korban meninggal.

Setelah didalami, lebih dari 80 persen korban meninggal tersebut disebabkan kecelakaan sepeda motor.

"Kita memang mengimbau untuk tidak menggunakan motor, gunakan yang lain," ucap Budi.

Baca: Ganjar Pranowo Belajar dari Pengalaman Brexit Tahun Lalu Antisipasi Mudik Lebaran

Meski begitu, ucap Budi, pihaknya tak bisa melarang pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua.

Sebab, tak ada dasar yang mengatur hal itu.

Karena itu, yang bisa dilakukan Kementerian Perhubungan menyiapkan posko-posko agar pemudik bermotor bisa beristirahat.

"Kalau lelah, kita berikan tempat istirahat," ujarnya.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved