Anak Presiden Dipolisikan

Pelapor Kaesang Punya Modus Tertentu Laporkan Orang Lain ke Polisi, Tahun Ini 60 Orang Dilaporkan

Setyo mengatakan, tujuan Hidayat melapor ke polisi untuk membuat takut pihak lain yang telah dilaporkannya.

Editor: Hasanudin Aco
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Muhammad Hidayat S (52), pelapor Kaesang Pangarep mendatangi Kantor Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (7/7) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, Muhammad Hidayat (MH) kerap melaporkan pihak lain dengan berbagai alasan.

Salah satu laporannya itu ditujukan kepada putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Ia melaporkan Kaesang ke Polres Metro Kota Bekasi dengan sangkaan ujaran kebencian dalam video blog (Vlog).

Catatan Kepolisian, Januari sampai Juni 2017, tercatat ada sekitar 60 laporan yang dibuat Hidayat.

"Ada 60 laporan yang dia buat, yang tidak layak untuk diproses. Rata-rata melaporkan pejabat di Bekasi," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2017).

Baca: Pelapor Kaesang: Wakapolri Tak Profesional, Saya Tersinggung

Setyo mengatakan, tujuan Hidayat melapor ke polisi untuk membuat takut pihak lain yang telah dilaporkannya.

Setyo mengatakan, modus Hidayat terungkap setelah pihaknya mendapat keterangan dari sejumlah pihak yang dilaporkan oleh yang bersangkutan.

"Misalnya lembaga dilaporkan, kemudian nanti dikasih tahu, 'ini saya sudah lapor loh, sudah lapor polisi'. Nah, nanti yang dilaporkan pasti takut nih," kata Setyo.

Setyo mengatakan, tiap kali membuat laporan, maka polisi menanyakan siapa saksi atas laporan tersebut.

"Yang lucu ketika ditanya (polisi) saksinya siapa? (jawaban MH) saksinya istri saya. Jadi, tiap kali ngeliat di internet gitu istrinya dipanggil, 'ini bisa dilaporkan ini'," kata Setyo.

Kepolisian tidak melanjutkan laporan Hidayat terhadap Kaesang lantaran tidak ditemukan tindak pidana dalam video blog berjudul #BapakMintaProyek.

Wakil Kepala Polri Komjen Syafruddin sebelumnya menilai, guyonan kata "ndeso" seperti yang diucapkan Kaesang itu sudah ada sejak lama dan kerap dilontarkan oleh masyarakat Indonesia.

"Omongan 'ndeso' itu kan ya, saya juga dari kecil sudah dengar omongan 'ndeso', itu guyonan saja," kata Syafruddin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).

Menurut Syafruddin, laporan yang dibuat MH "mengada-ada". Syafruddin menegaskan bahwa dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, polisi harus rasional dan memenuhi unsur pidana.

Penulis; Fachri Fachrudin
Berita ini tayang di Kompas.com dengan judul: Sepanjang 2017, Pelapor Kaesang Sudah Buat 60 Laporan Polisi

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved