Breaking News:

Pidato 20 Menit, Hadirin Terdiam, Jokowi Langsung Nyeletuk "Ini kok Diam dan Sepi?"

Pernyataan tegas ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya menutup Rakernas XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Malang.

youtube
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG -  Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah tidak terjebak pada rutinitas, monoton, dan linier.

Pernyataan tegas ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya menutup Rakernas XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Malang, Kamis (20/7/2017).

Jokowi menegaskan perubahan terjadi sangat cepat.

"Kembali saya ingatkan, perubahan terjadi sangat cepat. Dulu orang belajar internet, belum selesai sudah ada mobile internet. Lompatan terjadi sangat cepat di dunia ini. Kalau kita tidak berubah, maka kita akan tertinggal. Karenanya jangan terjebak pada rutinitas, hal yang monoton, dan linier," tegas Jokowi.

Baca: Jokowi: Bedakan Mana Kebijakan, Mana yang Nyolong

Ia mengulang beberapa kali tentang perubahan ini. Ia juga memberikan contoh sejumlah perubahan dan kecepatan teknologi di dunia.

Ia juga kembali menekankan pemerintah daerah tidak terjebak pada sesuatu yang rutin, linier, dan monoton.

Pidato Jokowi di penutupan Rakernas Apeksi terbilang panjang. Ia tiba sekitar lokasi acara pukul 13.22 wib, dan pukul 14.10 wib, ia sudah menutup acara.

Pidatonya sepanjang hampir 20 menit membuat ruangan senyap.

"Ini kok diam dan sepi, sudah pada ngerti ya," ujarnya sambil diikuti tepuk tangan wali kota dan undangan.

Jokowi dan rombongan meninggalkan Hotel Savana, lokasi Rakernas sekitar pukul 14.50 wib setelah sempat memberikan sesi wawancara dengan awak media.

Penulis: Sri Wahyunik

Berita Populer
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved