Calon Hakim Agung

KY Beberkan Faktor Gugurnya Calon Hakim Agung pada Seleksi Tahap Ketiga

Selain itu, rekam jejak para calon turut menentukan lolos atau tidaknya mereka pada seleksi tahap selanjutnya.

KY Beberkan Faktor Gugurnya Calon Hakim Agung pada Seleksi Tahap Ketiga
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial (KY) Maradaman Harahap saat ditemui usai menggelar Konferensi pers terkait Pengumuman Hasil Seleksi Tahap Ketiga Calon Hakim Agung yang digelar di Gedung Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial (KY) Maradaman Harahap menyebut tidak lolosnya sejumlah Calon Hakim Agung dalam seleksi tahap ketiga ditentukan sejumlah faktor.

Ia pun kemudian menyebutkan faktor-faktor tersebut, mulai dari faktor kesehatan hingga kompetensi yang dinilai kurang sesuai dengan kriteria yang diinginkan Komisi Yudisial.

"Banyak (faktor) ya, karena kesehatan, ada karena assessment itu kompetensi nya kurang, kan ada beberapa hal itu yang dipertimbangkan," ujar Harahap, saat ditemui di Gedung Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017).

Selain itu, rekam jejak para calon turut menentukan lolos atau tidaknya mereka pada seleksi tahap selanjutnya.

"Ada rekam jejaknya juga, cuma nggak kita sebut seperti apa rekam jejaknya, karena nggak mungkin kita sebutkan," kata Harahap.


Sementara dari sisi kesehatan, kata Harahap, juga sangat menentukan kelanjutan seleksi tahap.

Ia menuturkan, sebagian Calon Hakim Agung yang gugur pada tahapan sebelumnya, memiliki kesehatan kurang baik.

Ada sejumlah penyakit yang diderita oleh mereka, sehingga pihaknya memutuskan untuk tidak meluluskan calon yang memiliki riwayat penyakit ke tahapan selanjutnya, yakni seleksi wawancara.

"(Dari seleksi kesehatan), karena udah tua-tua kan, jadi rata-rata berpenyakit, ada yang diabetesnya sudah 300, ada yang jantungan," kata Harahap.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved