Breaking News:

Utang Cair, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lanjut

Pinjaman ini cair setelah pemerintah memastikan proses pembebasan lahan untuk kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 55 persen.

Editor: Sapto Nugroho
tribunnews
siden Joko Widodo menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek kereta cepat (High Speed Train/HST) jalur Bandung-Jakarta di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016) silam. (Tribunnews/HO/Setpres/Laily Rach

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah terkatung-katung karena tidak ada pendanaan, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akhirnya kembali dilanjutkan.

Pemerintah memastikan pinjaman senilai 1 miliar Dollar AS yang selama ini tertunda akan cair Agustus mendatang.

Presiden Joko Widodo menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) kereta cepat (High Speed Train/HST) jalur Bandung-Jakarta di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2015). Pembangunan proyek sepanjang 142,3 km tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Tiongkok. TRIBUNNEWS/SETPRES/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek kereta cepat (High Speed Train/HST) jalur Bandung-Jakarta di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016) silam. (Tribunnews/HO/Setpres/Laily Rachev)

Baca: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terganjal Pembebasan Lahan TNI AU di Halim

Utang setara Rp 13,5 triliun ini berasal dari China Development Bank.

Pinjaman ini cair setelah pemerintah memastikan proses pembebasan lahan untuk kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 55 persen.

Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti saat menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) kereta cepat (High Speed Train/HST) jalur Bandung-Jakarta di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2015).
Presiden Jokowi menandatangani prasasti usai meletakkan batu pertama (groundbreaking) proyek kereta cepat (High Speed Train/HST) jalur Bandung-Jakarta di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016) silam. (Tribunnews/HO/Setpres/Laily Rachev)

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung digarap oleh konsorsium dengan porsi Indonesia 60 persen dan Tiongkok 40 persen.

Selengkapnya, termasuk penjelasan Menteri BUMN, Rini Soemarno, simak tayangan video di atas. (*)

Sumber: Kompas TV
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved