Jumat, 23 Januari 2026

Tanggapi Pidato Victor Laiskodat, Ini Kata Hasto

Hasto Kristiyanto, mengatakan setiap pollitisi harus bisa menjaga perkataan dan moralitasnya

Editor: Sanusi
Nurmulia Rekso Purnomo
Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengatakan setiap pollitisi harus bisa menjaga perkataan dan moralitasnya. Oleh karena itu semua pernyataan seorang politis, juga harus bisa dipertanggungjawabkan.

"Karena itulah para politisi menyampaikan pendapatnya dengan penuh tanggungjawab, disertai dengan disiplin berpikir," ujarnya kepada wartawan di kediaman Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017).

Hasto Kristiyanto juga mengingatkan, bahwa konstituen juga berharap melihat pemimpin yang mampu membangun peradaban, bukan sebaliknya, yakni memecah belah bangsa serta menciptakan sesuatu yang kontroversial.

"Sehingga kedepan, dibutuhkan etika politik untuk sampaikan hal-hal positif di hadapan masyarakat," terangnya.

Pernyataan Hasto itu disampaikan untuk menanggapi pidato kontroversial Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI, Victor Bungtilu Laiskodat, yang disampaikan pada sebuah acara kampanye, di kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa lalu (1/8).

Victor dalam kesempatan tersebut menyinggung soal tumbuhnya kelompok yang mendukung khilafah, atau sistem kepemimpinan berdasarkan ajaran Islam. Jika kelompok tersebut berhasil menguasi Indonesia dan mengubah negara ini, Victor menyebut semua orang harus memeluk Islam, dan tidak boleh lagi beribadah di gereja.

Ia menyebut pendukung kelompok tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Dalam kesempatan tersebut Victor juga menyampaikan kalimat, yang intinya ia akan membunuh mereka sebelum mereka membunuhnya. Namun tidak jelas siapa yang ia maksud dengan mereka.

Video pernyataan Victor itu beredar luas di masyarakat. Atas pernyataan itu, Partai Gerindra dan PAN sudah melaporkan Victor ke Mabes Polri. Sementara PKS berencana melaporkan Victor pada hari Senin ini (7/8).

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved