Soal Pembangun Gedung Baru DPR, Ketua BURT: Kita Berpikir Rasional Saja, Jangan Banyak Opini

"Jadi kita berpikir secara rasional saja. Jangan opini, opini. Kapan republik ini dibangun kalau dengan opini,"

Soal Pembangun Gedung Baru DPR, Ketua BURT: Kita Berpikir Rasional Saja, Jangan Banyak Opini
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Gedung DPR RI. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, ada sejumlah pertimbangan terkait rencana DPR membangun gedung baru.

Menurutnya, penataan kawasan DPR menjadi sebuah kebutuhan.

"Tahun 1992 dibangun dan finishing-nya 1995/1996. Dulu cuma kapasitansya 800. Anggotanya dulu 400. Sekarang anggotanya 560. Tahun 2019 tambah 15, jadi 575," kata Anton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2017).

Politikus Partai Golkar ini menyebutkan, masalah ruang menjadi pertimbangan karena setiap anggota DPR memiliki tenaga ahli sebanyak dua orang dan lima staf ahli.

Dirinya mengaku hanya ingin berpikir rasional soal kapasitas gedung saat ini menampung jumlah orang yang semakin bertambah.

Baca: Fahri Hamzah Curiga Retail Masuk Desa Ingin Keruk Banyak Keuntungan

"Jadi kita berpikir secara rasional saja. Jangan opini, opini. Kapan republik ini dibangun kalau dengan opini," katanya.

Ia tidak mau rencana pembangunan gedung baru DPR menimbulkan polemik.

Pihaknya pun siap menjelaskan kebutuhan tersebut kepada pihak-pihak yang selama ini menolak pembangunan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved