Breaking News:

Wujudkan Kesehatan Masyarakat ASEAN

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengungkap, banyak yang harus dibenahi terutama berbagai masalah kesehatan.

Editor: Rachmat Hidayat
ISTIMEWA
Seminar bertema Optimalisasi Pemanfaatan Kerjasama ASEAN Bidang Kesehatan di Ruang G.A Siwabessy, Gedung Prof.Dr.Sujudi, Kementerian Kesehatan, Kamis (24/8/2017). 

Laporan wartawan magang, Dwi Salfiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengungkap, banyak yang harus dibenahi terutama berbagai masalah kesehatan. Hal itu ia katakan saat membuka seminar bertajuk Optimalisasi Pemanfaatan Kerjasama ASEAN Bidang Kesehatan, Kamis (23/8/2017).

Dikatakan, optimalisasi kerja sama lintas negara melalui ASEAN, diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut.

"Pembangunan kesehatan masyarakat ASEAN yang nyata perlu terus didorong. ASEAN kini telah menyepakati tujuan bersama untuk menuju ASEAN Community Vision 2025 dan mengimplementasikan ASEAN Post-2015 Health," ujarnya.

ASEAN Post-2015 Health Development Agenda, bertujuan mewujudkan masyarakat ASEAN yang sehat. Kebijakan kerjasama sosial budaya ASEAN di bidang kesehatan, yang kini sudah bertransisi.

Dalam forum diskusi ini juga terungkap,kerja sama ekonomi ASEAN menuju perdagangan bebas produk kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap harga obat dan alat kesehatan.

Perdagangan bebas jasa kesehatan diarahkan untuk meningkatkan daya saing tenaga kesehatan Indonesia dan pemerataan fasilitas pelayanan kesehatan.

"10 tahun ke depan kita mengharapakan kawasan ekonomi yang kompetitif. Contohnya permasalahan kesehatan," Dona Gultom Direktur perundingan ASEAN perdagangan International Kementrian Perdagangan dalam diskusi tersebut.

"Kita hidup secara global tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri. Maka dari itu kita harus berjalan bersama dengan ASEAN ," lanjutnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved