Menkop dan UKM: Mahasiswa Bisa Menjadi Ikon Re-Branding Koperasi

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga berharap mahasiswa bisa menjadi ikon dalam upaya Re-Branding koperasi di kalangan generasi muda.

Menkop dan UKM: Mahasiswa Bisa Menjadi Ikon Re-Branding Koperasi
dok. Kementerian Koperasi dan UKM
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga bertemu dengan para mahasiswa dari Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Gajah Mada (UGM), di Grand Keisha Hotel Jogjakarta, Senin malam (28/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga berharap mahasiswa bisa menjadi ikon dalam upaya Re-Branding koperasi di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa.

"Tujuan Re-Branding itu agar generasi muda tahu, paham, dan tertarik berkoperasi. Karena, generasi millennials usia 17-30 tahun yang jumlahnya bisa mencapai 60 persen dari total penduduk Indonesia, tidak paham dan tidak tertarik akan koperasi," ungkap Puspayoga saat berdialog dengan para mahasiswa dari Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Gajah Mada (UGM), di Grand Keisha Hotel Jogjakarta, Senin malam (28/8/2017).

Dalam perbincangan hangat yang juga dihadiri Deputi Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Prakoso BS, Menkop menyebutkan, mahasiswa yang mampu bicara tentang koperasi itu sesuatu yang langka.

"Saya berharap mahasiswa UGM mampu menjadi motor dalam Re-Branding koperasi di kalangan generasi muda," imbuh Puspayoga.

Menkop mengakui, tidak bisa mengajak mahasiswa dan generasi milenials lainnya untuk mengenal koperasi dengan cara ceramah, seminar, atau pun workshop.

"Kami di Kemenkop dan UKM sedang merancang cara yang jitu dan tepat, agar Re-Branding koperasi bisa berhasil. Oleh karena itu juga, saya berharap mahasiswa yang sudah aktif berkoperasi bisa mengajak yang lainnya untuk mengenal dan memahami eksistensi koperasi," kata Puspayoga lagi.

Hanya saja, lanjut Menkop, langkah awal dari Re-Branding koperasi sudah dimulai dengan menggulirkan program Reformasi Total Koperasi.

Dimana nantinya dengan dimunculkannya koperasi-koperasi yang berkualitas akan membukakan mata kalangan generasi millennials akan peran koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

"Saat ini, tak usah heran bila banyak koperasi sudah memiliki aset ratusan miliar rupiah hingga triliunan rupiah. Termasuk Kopma, bila dikelola dengan baik dan benar, bukan tidak mungkin bisa menjadi besar," tandas Puspayoga.

Menkop pun menyarankan agar Kopma UGM mengambil satu orang tenaga profesional untuk dijadikan manajer koperasi, sehingga ada yang fokus mengembangkan bisnis koperasi.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved