Breaking News:

Korupsi KTP Elektronik

Dinonaktifkan, Siapa Sosok yang Tepat Gantikan Setya Novanto Pimpin Golkar?

Bahkan sosok tersebut juga merupakan orang yang berkomitmen melanjutkan dukungan kepada Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto memberikan sambutan saat menghadiri acara Pertemuan Nasional I Eksekutif-Legislatif Golkar se-Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (26/9/2016). Pertemuan yang diikuti 1370 peserta berlangsung selama 2 hari dan membahas mengenai berbagai isu-isu utama yang dapat mendorong terwujudnya keberhasilan pembangunan di era Presiden Joko Widodo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim kajian elektabilitas Golkar merekomendasikan Setya Novanto mundur dari ketua Umum Golkar dan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk menggantikan tugasnya menjalankan roda partai.

Lalu siapakah yang kira-kira cocok mengemban tugas sebagai pengganti Novanto di Golkar?

Sosok pengganti Novanto, menurut Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing, haruslah pribadi yang bisa membangun komunikasi dan mendukung penuh program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan sosok tersebut juga merupakan orang yang berkomitmen melanjutkan dukungan kepada Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang, seperti selama ini diikrarkan Partai Golkar.

"Pemimpin Golkar kedepan harus bisa berkomunikasi dengan pemerintah, karena sudah menegaskan menjadi partai pendukung pemerintah dan akan mengusung Joko Widodo dalam Pilpres 2019," ujar Emrus Sihombing kepada Tribunnews.com, Kamis (28/9/2017).

Baca: Rapat Harian Putuskan Setya Novanto Dinonaktifkan Sebagai Ketua Umum Golkar

Namun menurutnya, jika pengganti Novanto malah bersikap sebaliknya, yakni menarik dukungan kepada Pemerintah dan Jokowi, maka ini akan sangat merugikan Golkar.

Selain itu, imbuhnya, pemimpin baru tersebut harus sosok yang tidak punya "luka" masa lalu yang kembali bisa menyandera dan merugikan Golkar seperti yang terjadi pada kasus Novanto.

"Artinya dia harus punya kredibilitas dan integritas. Supaya kedepan ketua umum ini tidak kembali tersandera oleh perilaku-perilaku masa lalunya," jelasnya.

Lebih lanjut persayaratan pengganti Novanto memimpin Golkar adalah pribadi yang bisa merangkul semua faksi yang ada di Partai berlambang Beringin.

Baik itu kubu Novanto, kontra Novanto maupun faksi yang bersikap wait and see melihat perlunya sukses kekuasaan di Golkar.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved