Pemilu 2019

Hasto: Tergantung Siapa yang Mengadakan Survei

PDIP memiliki elektabilitas yang meningkat karena figur Jokowi yang dihubungkan erat dengan Parati berlambang banteng tersebut.

Hasto: Tergantung Siapa yang Mengadakan Survei
Rina Ayu/Tribunnews.com
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto datang ke gedung KPU Pusat Imam Bonjol Jakarta Pusat Rabu (11/10/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai PDI-P Hasto Kristiyanto menanggapi hasil survei Syaiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tentang hubungan kuat antara elektabilitas sebuah partai politik (Parpol) dengan figur politik yang diasosiasikan dengan partai tersebut.

Disebutkan sebelumnya, PDIP memiliki elektabilitas yang meningkat karena figur Jokowi yang dihubungkan erat dengan Partai berlambang banteng tersebut.

"Tergantung siapa yang mengadakan survei. Survei terbaik berasal dari ekspresi rakyat itu sendiri. Ketika Jokowi berada di tengah-tengah rakyat ini membuat rakyat antusias," ujar Hasto.

Lanjutnya, figur Joko Widodo menjadi kuat sebagai pemimpin yang bergerak ke bawah, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja keras.

"Jokowi bukan pemimpin yang membuat masalah tetapi membawa kegembiraan politik. Pemimpin yang menghadirkan wajah politik yang lahir dari wajah politik rakyat," kata Hasto di gedung KPU, lantai dua, Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2017).

Diberitakan sebelumnya, adanya hubungan kuat antara PDIP dan Jokowi telah terjadi sejak lama.

Baca: Saat Presiden Jokowi, Ibu Negara dan Menhan Goyang Maumere

Sejak survei terakhir yang dilakukan SMRC pada kurun waktu Oktober 2016 hingga Januari 2017, dukungan terhadap Jokowi mengalami penurunan, yang kemudian diikuti dengan menurunnya elektabilitas PDIP.

Namun, mulai Januari hingga Mei 2017, elektabilitas PDIP beranjak naik, berbarengan dengan meningkatnya angka dukungan publik terhadap Jokowi.

Pada konteks PDIP, sada korelasi yang kuat antara ketokohan, tingkat kepuasan, tingkat dukungan terhadap presiden dengan elektabilitas partai.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved