Kapolri: Brimob Tembak Brimob di Blora Motif Pribadi Stres karena Utang

Tito menegaskan soal teknis penggunaan senjata api untuk anggota Polri diatur dalam aturan internal yang sangat ketat.

Penulis: Wahyu Aji
TRIBUN/HO
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi pembicara pada forum terbatas yang diselenggarakan The Pyramid Club di Singapura, Sabtu (26/8/2017). Acara yang mengangkat tema tentang radikalisme dan terorisme di Indonesia, Asia Tenggara, dan global tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong beserta istrinya, mantan PM Goh Chok Tong, Menteri Luar Negeri Singapura, Commissioner of Singapore Police Force Hoong Wee Teck, dan Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polri tengah melakukan investigasi internal terkait kasus penembakan anggota Brimob yang sedang melaksanakan pengamanan di lokasi pengeboran minyak Sarana Gas Trembul, Dukuh Canggah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

"Investigasi intenal sedang berjalan, motif pribadi stres karena utang," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito menegaskan soal teknis penggunaan senjata api untuk anggota Polri diatur dalam aturan internal yang sangat ketat.

Baca: Jokowi Terima Kedatangan Perdana Menteri Laos di Istana Bogor

Tak hanya itu, peraturan Kapolri juga mengatur pertanggungjawaban hingga laporan penggunaan senjata api sangat ketat.

"Ini sesuai prinsip dalam negeri maupun internasional. Peraturan Kapolri mengenai perlindungan HAM untuk anggora masyarakat dari anggota kapolisian," kata Tito.

Menurutnya, jika masih ditemukan pelanggaran, pihaknya akan memberikan sanksi yang keras.

"Kami hanya berharap insiden tidak membuat publik mengeneralisir soal perilaku anggota Polri keseluruhan, karena di lingkungan Polri ada ribuan yang menggunakan senjata dan tidak ada masalah selama ini. Hanya satu oknum yang melanggar," kata Tito.

Baca: Dahnil Anzar: Jangan Ada Upaya Mencampakkan Novel Sebagai Penyidik KPK

Diberitakan sebelumnya, Tiga personel Brimob, Kepolisian Daerah Jawa Tengah diduga tewas karena ditembak rekannya sendiri di Blora, Jawa Tengah, pukul 18.30 WIB, Selasa (10/10/2017).

Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono membenarkan peristiwa itu dan membeberkan kronologi kejadian yang menimpa anggotanya tersebut.

"Kami sampaikan bahwa memang betul, kemarin sekitar pukul 18.00 WIB terjadi penembakan anggota Brimob kepada rekannya sendiri," kata Condro, di Akademi Kepolisian RI, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/10/2017).

TKP penembakan tersebut berada di pengeboran sumur minyak PT Sarana Gas Trembul (SGT) 01 di Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

"Lokasi di pengeboran minyak eksplorasi SGT 01, Blora Jawa Tengah," ujar mantan Kakorlantas Polri tersebut.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved