Breaking News:

Korupsi KTP Elektronik

Jaksa KPK: Maryam S Haryani Lakukan Kejahatan Kelas Berat

Jaksa menuntut agar Miryam dipenjara 8 tahun dan membayar denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga
Terdakwa Memberikan Keterangan tidak benar, Miryam S Haryani 

Baca: Facebook Messenger Kini Bisa Dipakai untuk Transaksi Saham

Baca: Defisit BPJS Kesehatan Makin Lebar, Seperti Ini Strategi Kemenkes Mengatasinya

Usai persidangan, Miryam tidak terima dengan tuntutan ini. "Bahkan sejak ditetapkan sebagai tersangka saja saya tidak terima," kata Miryam.

Menurutnya, dalil-dalil jaksa tidak sesuai dengan fakta persidangan. "Soal penerimaan uang itu semua terbantahkan. Dari Yosep Sumartono itu tidak terbukti, terus Pak Sugiharto disebut menyerahkan sendiri pada nenek-nenek itu juga tidak terbukti. Itu nenek-nenek siapa saya juga tidak tahu," ujarnya.

Selain itu, pada tahun 2011, ketika diduga terjadi penyerahan uang, Miryam mengaku tidak mendiami lokasi rumah tersebut.

Selama proses persidangan ini pun, Miryam sebenarnya berharap agar rekaman penyidikan yang masing-masing penyidikan berdurasi 7-8 jam, agar diputar penuh. "Bukan hanya 2 sampai 3 menit," tandasnya.

Reporter: Teodosius Domina 

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved