Breaking News:

Kisah Boimin, Anak Miskin yang Hidup Setelah 3 Kakaknya Meninggal Kurang Gizi Bisa Sekolah Tinggi

Bominin adalah anak terakhir yang akhirnya bisa diselamatkan setelah tiga kakaknya meninggal karena kurang gizi.

kolase
Boimin dan kedua orangtuanya yang hidup miskin akhirnya bisa menunjukkan kalau hidup miskin bukan halangan untuk menggapai cita-cita setinggi langit. Boimin anak yang selamat setelah tiga kakaknya meninggal karena kurang gizi. 

TRIBUNNEWS.COM - Hidup pria ini seakan tak pernah jauh dari kesusahan sejak ia lahir ke dunia.

Nasib sepertinya sudah menentukan dirinya lahir dari pasangan yang kurang berada sejak ia hadir di dunia.

Ia adalah anak terakhir yang akhirnya bisa diselamatkan setelah tiga kakaknya meninggal karena kurang gizi.

Tidak berhenti di situ, tak lama setelah ia lahir ayah kandungnya meninggal dunia karena permasalahan yang kurang lebih sama.

Sang ibu pun menikah lagi dengan seorang pria yang hidupnya tak jauh lebih baik.

Tapi syukurnya, ayah baru ini memberinya semangat dan perjuangan untuk tetap semangat dalam menjalani hidup.

Ibu kandung dan ayah tirinya ini juga mendukungnya selalu untuk selalu belajar di sekolah, walau sang ayah tiri harus mencari utang kesana kemari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Karena prinsip yang dianggap tak biasa itu, keluarga ini kerap dapat banyak cemooh dari tetangga karena terlalu memaksakan anaknya untuk sekolah.

Tekad kedua orang tua ini terus mendapat rintangan melihat biaya pendidikan yang semakin mahal semakin hari.

Tapi penantian dan perjuangan mereka ternyata tak sia-sia, anak itu, yang bernama Boimin, nyatanya membawa perubahan yang berarti untuk keluarga dan semua tetangga yang dahulu mencemoohnya.

Halaman
123
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved