Breaking News:

Kelompok Bersenjata Berondong Satgas Amole Dengan Tembakan di Area Freeport

"Jadi, saat itu Satgas Amole yang bertugas pengamanan di Freeport tengah melakukan patroli dan pengawalan bahan makanan."

KOMPAS.com/Jhon Roy Purba
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal. 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali beraksi.

Kali ini mereka memberondong mobil yang digunakan Satuan Tugas Amole dengan tembakan di Mimika, Papua, Minggu (12/11/2017).

Penembakan itu terjadi saat anggota Satgas Amole menggelar patroli sandi zona dan pengawalan terhadap bahan makanan di Mile 63 area Freeport, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu, sekitar pukul 11.30 WIT.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden penembakan yang terjadi di Mile 63.

Baca: Pemuda Ini Terjaring Razia Polisi Saat Sedang Nongkrong, Ada Sabu dan Punya Catatan Kriminal

"Jadi, saat itu Satgas Amole yang bertugas pengamanan di Freeport tengah melakukan patroli dan pengawalan bahan makanan. Tiba-tiba saja anggota mendapat rentetan penembakan yang dilakukan Kelompok KKB," kata Kamal, Minggu malam.

Dari hasil olah TKP, lanjut Kamal, hanya satu tembakan saja yang mengenai bagian atap mobil.

Baca: Permintaan Agar Tidak Tidur di Kamar Sang Ibu Berujung Duel Maut Kakak Beradik

"Saat itu kondisi cuaca sedang berkabut, sehingga pelaku penembakan tidak terlihat. Penembakan terjadi setelah kembali dari patroli terhadap karyawan yang melaksanakan ibadah di gereja Kalvari Tembagapura," kata Kamal.

Kamal menegaskan, KKB tidak lagi meghormati dan menganggap bahwa hari Minggu merupakan hari suci bagi umat Nasrani untuk beribadah.
Apalagi, di Papua terdapat peraturan daerah terkait hal tersebut.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved