Korupsi KTP Elektronik

Putra Setya Novanto Mangkir Panggilan KPK

Putra Setya Novanto, Rheza Herwindo, Kamis (23/11/2017) tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Putra Setya Novanto Mangkir Panggilan KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua DPR Setya Novanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra Setya Novanto, Rheza Herwindo, Kamis (23/11/2017) tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Padahal seharusnya dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana (ASS) tersangka di kasus korupsi e-KTP.

"Hari ini juga dijadwalkan pemeriksaan terhadap Rheza Herwindo (swasta), namun tidak hadir memenuhi panggilan penyidik. Tidak ada informasi alasan ketidakhadiran,"terang Juru Bicara KPK Febri Diansyah di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain Rheza, menurut Febri, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lainnya untuk Setya Novanto.

Mereka yakni Yani Kurniati dari pihak PT LEN Industri, Nike Sinta Kasina dari swasta, serta mantan Sekjen DPR Nining Indra Shaleh.

Baca: Meski Sudah Jadi Tahanan KPK, Setya Novanto Tegaskan Masih Menjabat Ketua DPR

Febri mengingatkan agar para saksi yang dipanggil, dapat memenuhi pemeriksaan dari penyidik KPK. Sebab, surat panggilan untuk mereka sudah disampaikan secara patut.

Untuk diketahui, Rheza Herwindo adalah anak Setya Novanto dari pernikahan pertamanya dengan Luciana Lily Herliyanti.

Sebelumnya pada Senin, 21 November 2017, penyidik telah memeriksa istri Novanto, Deisti Astriani Tagor.

Pemeriksaan ini dalam kapasitas Deisti yang merupakan petinggi PT Mondialindo Graha Perdana, dikonfirmasi terkait kepemilikan saham perusahaannya.

PT Mondialindo adalah pemilik saham terbesar PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta lelang proyek e-KTP.

Dalam kasus ini, Setya Novanto dinilai turut bersama-sama dengan Andi Narogong menerima aliran dana kasus korupsi pengadaan e-KTP 2011-2012 hingga merugikan negara Rp 2,3 triliun.

Ini merupakan kali kedua Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah. Sebelumnya dia juga berstatus tersangka di kasus yang sama namun gugur karena menang dalam praperadilan melawan KPK.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved