Erupsi Gunung Agung

Pastikan Bali Aman, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas di Bali

Presiden Jokowi mengungkapkan pemilihan Bali menjadi lokasi rapat terbatas kali ini bukanlah tanpa alasan.

Editor: Ferdinand Waskita
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Presiden Joko Widodo menjawab sejumlah pertanyaan wartawan istana kepresidenan dalam acara berbuka bersama di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/7/2015). Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja dan diisi dengan shalat berjamaah dengan wartawan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju Provinsi Bali, usai menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Jumat, (22/12/2017).

Di Bali, Presiden Jokowi akan mengadakan rapat terbatas dengan para Menteri Kabinet Kerja untuk membahas sejumlah permasalahan seperti dampak erupsi Gunung Agung hingga perekonomian.

Presiden Jokowi mengungkapkan pemilihan Bali menjadi lokasi rapat terbatas kali ini bukanlah tanpa alasan.

Baca: Jokowi: Kerja Keras Pemerintah Hasilkan Kepercayaan Internasional

Kepala Negara ingin menunjukkan keamanan Bali bagi wisatawan maupun investor yang ingin masuk ke Indonesia, khususnya Bali.

"Kita ingin menunjukkan Bali itu aman. Bali itu aman dipakai untuk akhir tahun, jadi jangan sampai ada sebuah persepsi karena ada masalah erupsi di Gunung Agung," ujar Presiden Jokowi

Untuk diketahui, Pesawat CN-295 yang membawa Presiden beserta rombongan lepas landas dari Bandar Udara Marinda, Raja Ampat, sekira pukul 14.15 WIT.

Baca: Peringatan Hari Ibu, Presiden Jokowi Menyapa Mama-mama Papua

Sebelum tiba di Bali, Presiden beserta rombongan singgah terlebih dahulu di Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong, untuk berganti Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Bali adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved