Breaking News:

Polemik Yerusalem

MUI Tidak Kecewa Petisinya Hanya Direspon dengan Surat dari Gedung Putih

Petisi yang dikirimkan perwakilan massa Aksi Bela Palestina ke Kantor Kedubes AS untuk Indonesia, hanya direspon dengan klarifikasi dari Gedung Putih.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO ERDIANTO
Wakil Ketua Umum MUI, KH Zainut Tauhid Sa'adi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petisi yang dikirimkan perwakilan massa Aksi Bela Palestina ke Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, hanya direspon dengan klarifikasi dari Gedung Putih.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi mengaku pihaknya tidak kecewa.

"Karena resolusi PBB yang didukung oleh mayoritas anggotanya saja diabaikan oleh AS apalagi petisi MUI," ujarnya saat dihubungi.

Aksi Bela Palestina digagas oleh MUI, untuk merespon pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang mengakui Israel sebagai ibu kota Palestina.

Dalam aksi tersebut, juga dilakukan penyampaian petisi oleh perwakilan massa, yang berisi permintaan agar Donald Trump mencabut pernyataannya.

Baca: Cerita Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Hong Kong

Atas aksi dan petisi tersebut, Ketua Umum MUI, Ma'ruf Amin menerima surat klarifikasi, yang ditandatangani oleh Deputy Assistant to the President and Senior Director for East Asian Affair at the National Securiy Council, Matthew Pottinger.

MUI menyayangkan sikap pemerintah AS yang tidak berubah, setelah banyak pihak melontarkan kecamannya terhadap pernyataan Donald Trump.

Bahkan setelah AS kalah telak dalam voting di Majelis Umum PBB terkait resolusi Yerusalem, mereka tidak juga mengubah sikapnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved