Kaleidoskop 2017

Sepeda Hadiah Jokowi Jadi Trend 2017, Mulai Santri Sampai Raisa

"Diambil sepedanya," begitu potongan kutipan Presiden Joko Widodo yang banyak ditiru orang dan sempat trending pada tahun ini.

Sepeda Hadiah Jokowi Jadi Trend 2017, Mulai Santri Sampai Raisa
Tribun Pontianak
Ivan menolak sepeda “bencong” hadiah dari Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pontianak, Jumat (22/8/2015). 

"Bersepeda itu mandiri dan bekerja keras. Kemajuan, kelajuan, juga kecepatan dihasilkan dari usaha sendiri, gerak tubuh sendiri, tanpa mesin atau dorongan tenaga orang lain. Seberapa cepat kita ingin sampai ke tujuan tergantung seberapa keras kita mengayuh," ungkap Jokowi.

Ia menambahkan, bersepeda merupakan wujud dari kebersamaan, yang didalamnya terdapat koordinasi dan pembagian fungsi dari berbagai anggota tubuh.

"Dengan mengayuh sepeda seluruh anggota badan bergerak dalam harmoni. Dua tungkai kaki mengayuh pedal seirama, mata memandang awas ke depan, tangan menggenggam kemudi seraya jari waspada menarik tuas rem," jelasnya.

Menurut Jokowi, bersepeda itu juga bergerak maju dalam keseimbangan.

"Jika jalan menanjak, badan sedikit membungkuk. Jika berbelok ke kanan atau ke kiri, tubuh ikut menyelaraskan. Satu yang tetap, titik berat pesepeda selalu ada di tengah-tengah," ujar Jokowi.

Bersepada juga sangat bersahaja dan bisa dinikmati oleh semua orang, semua usia, lintas suku dan peradaban.

"Pendeknya, bersepeda itu adalah bekerja keras dan mandiri, melaju dalam harmoni dan keseimbangan. Dan karena itulah, saya senang berbagi sepeda di setiap acara dan kunjungan," pungkasnya.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved