Pilgub Jawa Timur

Usai Hasto Menangis, Hari Ini Megawati Pakai Baju Serba Hitam, ''Bentuk Keprihatinan Politik Hitam''

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan ada alasan tersendiri mengapa Bu Mega mengenakan baju serba hitam.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/WAHYU AJI
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengenakan busana serba hitam saat tampil di acara pengumuman rekomendasi calon gubernur dan wakil gubernur di DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ada pemandangan menarik saat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tampil di acara pengumuman rekomendasi calon gubernur dan wakil gubernur di DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018).

Saat itu Megawati terlihat mengenakan baju serba hitam. Tak hanya Megawati, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga mengenakan busana warna senada dan peci hitam.

Hasto menjelaskan ada alasan tersendiri mengapa Bu Mega mengenakan baju serba hitam.

"Sengaja kami gunakan baju hitam, karena hitam ini adalah salah satu watak partai bekerja keras, tetapi juga bentuk keprihatinan kami. Ibu Ketua Umum pakai baju hitam, saya juga pakai baju hitam," kata Hasto.

Dirinya juga menyindir soal politik hitam yang digunakan bahkan sebelum Pilkada dimulai.

Baca: Jokowi Kirim Sinyal, Cak Imin Punya Peluang Jadi Cawapres 2019

Baca: Hasto: Hari Ini PDI Perjuangan Umumkan Seluruh Bakal Calon Provinsi yang Ikut Pilkada

Namun Hasto tidak menjelaskan detil apa yang dimaksud atau kepada siapa politik hitam tersebut dilakukan

"Yaitu bagaimana politik hitam baru awal mau mulai pilkada sudah bertiup begitu kuatnya. Karena simbolisasi itu juga kami lakukan," kata Hasto.

Dirinya juga menjelaskan alasan digelarnya pengumuman hari ini di DPP Lenteng Agung.

"Kami tegaskan kembali kesejatian tekad dari PDI Perjuangan untuk melahirkan pemimpin yang merakyat, pemimpin dalam suasana yg akrab seperti kantor di Lenteng Agung ini," katanya.

Sebelum aksi simbolik Ketua Umum PDI Perjuangan ini, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto terlihat menangis ketika membicarakan pengunduran diri Abdullah Azwar Anas dari pencalonan sebagai Wakil Gubernur Jatim di depan awak media di depan kediaman Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Sabtu (6/1/2018)..

Saat itu suaranya terdengar parau saat menjelaskan soal surat pengunduran diri Bupati Banyuwangi itu.

Menurut Hasto, Azwar Anas merupakan korban dari politik liberal dan pihak-pihak yang mencari kekuasaan yang menghalalkan segala cara.

VIRAL: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Tiba-tiba Hadiri Resepsi Pernikahan, Pratu Wisnu dan Keluarga Kaget

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved