Breaking News:

Nilai Ekspor Perikanan Naik 8,12 Persen

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada periode Januari – November 2016-2017, nilai ekspor produk perikanan naik 8,12 persen. Dalam realisas

zoom-inlihat foto Nilai Ekspor Perikanan Naik 8,12 Persen
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Ilustrasi ikan tuna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada periode Januari – November 2016-2017, nilai ekspor produk perikanan naik 8,12 persen. Dalam realisasinya dari 3,78 miliar dollar AS pada 2016 menjadi 4,09 miliar dollar AS pada 2017.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Nilanto Perbowo memaparkan terkait kenaikan neraca perdagangan. Pertumbuhannya kata Nilanto sebesar 7,42 persen dari 3,403 miliar dollar AS pada 2016 menjadi 3,655 miliar dollar AS pada 2017.

Baca: Perludem: Logika Hukum MK Membingungkan

"Untuk nilai neraca perdagangan perikanan Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun dari 2012-2016 naik sebesar 8,12 persen atau 2 persen per tahun," ujar Nilanto di kantor KKP, Kamis (11/1/2018).

Angka ini lebih tinggi apabila dibandingkan dengan negara-negara pesaing seperti Tiongkok (+0.60 persen), Vietnam (-21.39 persen), Filipina (-6.75 persen), dan Thailand (-15.14 persen) dalam periode yang sama.

Peningkatan nilai produksi ini diakui Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto ikut berpengaruh pada peningkatan pendapatan pajak dari sektor perikanan.

Baca: Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Lintas Negara

“Pendapatan pajak bersih dari sektor perikanan meningkat dari Rp734 miliar di tahun 2014, menjadi Rp1,082 triliun di tahun 2017 atau meningkat sebesar 47,41 persen," ujar Rifky.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved