Hak Angket KPK

PKS Sambut Baik Rencana Sejumlah Partai Tarik Keanggotan di Pansus Angket KPK

‎"Saya sejak awal, kami menolak adanya pansus KPK ini dan atas dasar kami tidak mengirimkan anggota kami,"

PKS Sambut Baik Rencana Sejumlah Partai Tarik Keanggotan di Pansus Angket KPK
Tribunnews.com / Taufik Ismail
Wakil Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid menyambut baik rencana ‎sejumlah fraksi yang akan menarik dari keanggotaan Pansus Angket DPR untuk KPK‎.

Hal tersebut sesuai dengan sikap fraksi PKS yang sejak awal menolak adanya Pansus.

‎"Saya sejak awal, kami menolak adanya pansus KPK ini dan atas dasar kami tidak mengirimkan anggota kami," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (18/1/2018).

Baca: Politik Identitas Diprediksi Akan Digunakan Dalam Pilkada 2018, Begini Kata PKS

Hidayat juga mendukung sikap Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang ingin menarik anggota fraksinya di pansus angket KPK.

Juga komitmen untuk tidak melemahkan lembaga pemberantas korupsi tersebut.

"Lalu juga ingin menghadirkan hasil pansus yang tidak melemahkan KPK secara prinsip kami mendukung," katanya.

Baca: Polisi: Tersangka Andreas Sebut Nama Pak Sandiaga Uno

PKS juga menurut Hidayat tidak mau ambil bagian dalam hasil rekomendasi Pansus.

‎PKS tidak akan membahasnya karena sejak awal menolak keberadan Pansus Angket DPR untuk KPK .

Untuk diketahui dua dari enam fraksi di DPR yang mengirimkan anggotanya di Pansus Angket, yakni Gollkar, PDIP, NasDem, Hanura,PPP, PAN‎ akan menarik keanggotaanya di pansus angket pada masa sidang Februari mendatang.

Baca: Sejumlah Sekjen Partai Politik Pendukung Pemerintah Kumpul di DPP PDI Perjuangan

Kedua fraksi tersebut yakni Golkar dan NasDem. Sementara itu terdapat tiga fraksi yang sejak awal menolak Pansus angket untuk KPK yakni, Gerindra, PKS, dan Demokrat.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved