Breaking News:

Alasan Fraksi PAN DPR RI Desak RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Prolegnas 2018

"Lalu gencarnya penyelenggara sistem elektronik asing, yang mengumpulkan data pribadi masyarakat juga menjadi kecemasan,"

Tribunnews.com/Amriyono
Hanafi Rais 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Hanafi Rais menjelaskan alasan partainya mendesak Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018.

Menurutnya, saat ini masyarakat merasa khawatir data mereka disalahgunakan lantaran adanya aturan dari provider seluler untuk melakukan registrasi kartu SIM prabayar.

Baca: Komisi Kejaksaan Ingatkan Jaksa Tahan Diri Lakukan Proses Hukum Terhadap Calon Kepala Daerah

Baca: PAN Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Dimasukkan Dalam Prolegnas 2018

“Kami melihat masyarakat mulai khawatir, menyusul aturan registrasi SIM prabayar yang mengharuskan masyarakat memberikan informasi personal, seperti nama ibu dan NIK," ujar Hanafi, Jumat (26/1/2018).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu kemudian menyebutkan alasan lainnya, yakni gencarnya pengumpulan data pribadi yang dilakukan penyelenggaran sistem elektronik asing.

"Lalu gencarnya penyelenggara sistem elektronik asing, yang mengumpulkan data pribadi masyarakat juga menjadi kecemasan," jelas Hanafi.

Karena itu, fraksi PAN, kata putra dari pendiri PAN Amien Rais itu, ingin menunjukkan komitmen dalam memperjuangkan apa yang diharapkan oleh rakyat.

Baca: Didemo, Budi Karya Tetap Tegasnya PM 108 tentang Taksi Online Tetap Berlaku

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved