Pilpres 2019

Survei Poltracking: Elektabilitas Jusuf Kalla Teratas Jadi Calon Wakil Presiden Dalam Pilpres 2019

Nama Wakil Presiden Jusuf Kalla menempati posisi teratas menjadi calon wakil presiden dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil survei Poltracking.

Survei Poltracking: Elektabilitas Jusuf Kalla Teratas Jadi Calon Wakil Presiden Dalam Pilpres 2019
Rina Ayu
Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Wakil Presiden Jusuf Kalla menempati posisi teratas menjadi calon wakil presiden dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil survei Poltracking.

Dikatakan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, gap perolehan elektabilitas diantara puluhan tokoh besar lain, nama Jusuf Kalla tetap teratas, jika Jusuf Kalla masuk dalam pertanyaan calon wakil presiden.

"Pada pertanyaan semi terbuka dengan 28 kandidat calon wakil Presiden, terdapat 7 nama di atas 4 %, dengan Muhammad Jusuf Kalla (JK) (15.9%) jauh memimpin angka keterpilihan," ujar Hanta di Hotel Sari Pan Pacific, Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (18/2/2018).

Baca: Survei Poltracking: Jokowi Calon Presiden Terkuat Dalam Pemilu 2019, Tetapi Masih Belum Aman

Kemudian, diikuti Gatot Nurmantyo (7,9%), Ridwan Kamil (6,1%), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) (5.2%), dan Khofifah Indar Parawansa (4,4%).

Sedangkan, jika tanpa nama JK diselipkan pada pertanyaan nama-nama cawapres, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi yang tertinggi dengan angka (12,4%).

Baca: Wakil Ketua Gerindra Jakarta: Protokolnya Norak, Harus Dievaluasi

"Anies Rasyid Baswedan (12,1%), Gatot Nurmantyo (11,4%), Ridwan Kamil (10,4%), Muhammad Iskandar (Cak Imim) (7,0%), dan Khofifah Indar Parawansa (5,5%)," kata Hanta.

Hadir pula sejumlah politisi dalam rilis survei tersebut, seperti Bambang Soesatyo, Fadly Zon, Roy Suryo, hingga Maruarar Sirait.

Baca: Gerindra: Seharusnya Anies yang Paling Pantas ke Podium

Survei dilaksanakan dalam jangka waktu dari 27 Januari 2018 sampai 3 Februari 2018.

Sampel diambil 1200 responden dengan margin error 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan wawancara tatap muka.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved