Penyidik KPK Diteror

Polda Metro Tidak Berikan Pengamanan Khusus untuk Novel Baswedan

Kepulangan Novel dianggap akan memudahkan pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan.

Polda Metro Tidak Berikan Pengamanan Khusus untuk Novel Baswedan
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya tak memberikan pengamanan khusus untuk penyidik KPK, Novel Baswedan.

Novel telah tiba di Indonesia setelah melakukan perawatan di Rumah Sakit Singapura. Ia dirawat kurang lebih 10 bulan, pasca diserang oleh dua orang tak dikenal di sekitar rumahnya, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menerangkan, pihak kepolisian tak memberikan pengamanan khusus yang melekat terhadap Novel.

"Kita biasa saja ya. Semua sama," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Kepulangan Novel dianggap akan memudahkan pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan.

Baca: Ini Tiga Sosok Pengganggu Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya harus mendapatkan izin dari Rumah Sakit di Singapura untuk memintai keterangan Novel.

"Tentunya memudahkan komunikasi. Sehingga nanti, misal ada informasi yang dibutuhkan penyidik dari Pak Novel, jadi lebih mudah ya," ujar Argo.

Novel diserang oleh dua orang tidak dikenal seusai melaksanakan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017.

Sudah lebih dari 300 hari, polisi belum menangkap pelaku penyerangan. Sementara Novel, dijadwalkan akan kembali ke Indonesia, besok.

Dalam kasus ini, polisi telah melakukan empat kali olah tempat kejadian perkara, memeriksa lebih dari 60 saksi, 50 rekaman CCTV, dan 100 toko kimia.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved