Kepala BSSN: Jangan Gegabah Terima Informasi Tak Wajar

Menurutnya, sejak awal sebuah informasi sesungguhnya bisa dideteksi kewajarannya. Logika dan akal sehat menjadi alat ukur.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Immanuel Nicholas Manafe
Djoko Setiadi, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Hoax menjadi pekerjaan rumah yang wajib dilawan.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi mangatakan, filter terhadap informasi yang masuk menjadi salah satu alat efektif untuk menangkalnya.

"Jangan gegabah saat mendapat informasi," kata Djoko, dalam Talk Show bertajuk 'Melawan Hoax dengan Cinta', di Jakarta, Rabu (28/2/2018) malam.

Menurutnya, sejak awal sebuah informasi sesungguhnya bisa dideteksi kewajarannya. Logika dan akal sehat menjadi alat ukur.

"Harus waspada, harus membaca dengan teliti, ini wajar atau tidak. Kalau tidak (wajar), forgetted," katanya.

Mantan kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tersebut menjelaskan langkah itu penting, karena di dunia siber tidak memiliki batas ruang dan waktu yang jelas.

Apalagi informasi bisa datang dari mana saja dan kapan saja.

"Intinya, pesan saya, jangan mudah dipecah belah, utamakan sinergisitas. Jangan tonjolkan perbedaan, dahulukan dan utamakan persamaan dalam setiap interkasi kita dengan orang lain," katanya.

Lebih lanjut Djoko menilai menyebarnya berita bohong atau hoax menjadi masalah serius yang saat ini dihadapi oleh dunia pemberitaan tanah air.

Pasalnya dampak yang ditimbulkan akibat berita hoax tersebut cukup fatal.

Untuk mengatasi berita hoax, yang pertama harus dilakukan yaitu, mencari penyebar berita dan memberikan peringatan.

"Melakukan peringatan kepada pelaku sumber hoax, berupa penghancuran pengapusan, pemblokiran akun sumber hoax tadi," katanya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved